Home / Advertorial / Pemerintah / Politik

Selasa, 27 Mei 2025 - 21:34 WIB

Seratus Hari Kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim, Anggota DPRD Sebut Ini Fase Konsolidasi

Agus Suwandy - Anggota DPRD Kaltim

Agus Suwandy - Anggota DPRD Kaltim

KALIMANTAN TIMUR, eksposisi.com – Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Agus Suwandy mengmentari terkait seratus hari kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim, Rudi Mas’ud dan Seno Aji

Menurutnya bagi DPRD Kaltim, periode awal ini belum saatnya menuntut capaian konkret. Masa 100 hari lebih tepat dipandang sebagai fase konsolidasi dan pembentukan arah kebijakan jangka panjang.

Ia menegaskan bahwa publik tidak seharusnya menilai hasil dari program-program pemerintahan saat ini secara instan. Menurutnya, yang berlangsung saat ini adalah proses membangun fondasi dan menyesuaikan struktur birokrasi, bukan unjuk kerja yang langsung berdampak luas.

“Belum bisa kita nilai secara signifikan. Ini baru masa penataan dan pemetaan strategi. Gubernur dan wakil gubernur sedang menyiapkan arah pembangunan lima tahun ke depan,” ujar Agus Suwandy, pada Senin (26/5/2025).

Baca Juga :  Dilengkapi Berbagai Fasilitas, Gedung Ekraf Kukar Akan Segera Difungsikan Setelah Diserahterimakan

Salah satu langkah awal yang disoroti Agus adalah kebijakan pendidikan gratis yang digaungkan dalam program unggulan Pemprov. Meski belum sepenuhnya terealisasi di lapangan, ia melihat adanya komitmen awal yang patut diapresiasi.

“Program seperti pendidikan gratis itu butuh sistem yang kuat, anggaran yang siap, dan regulasi yang jelas. Tapi langkah awalnya sudah ada. Itu sinyal positif,” tambahnya.

ia menyarankan agar publik mulai menaruh ekspektasi konkret setelah pemerintahan berjalan setidaknya 200 hari. Di titik itu, kata dia, implementasi program seharusnya mulai bisa diuji secara nyata dan terukur.

“Kalau setelah 200 hari belum ada progres signifikan, maka evaluasi harus lebih tajam. Tapi untuk sekarang, kita beri waktu untuk penataan,” tegas politikus Gerindra itu.

Baca Juga :  BKL Karunia Kelurahan Loa Ipuh Raih Juara Dua Lomba BKL Percontohan Tingkat Provinsi

Ia juga mengingatkan bahwa pemerintahan Rudi-Seno memulai masa tugas di tengah tahun anggaran yang sudah berjalan, sehingga ruang geraknya masih terbatas. Penyesuaian birokrasi dan realokasi anggaran menjadi tantangan yang tak bisa dihindari.

“Tahun depan baru akan terlihat arah kebijakan secara utuh. Sekarang ini masih masa transisi. Tapi tentu saja, masyarakat ingin melihat hasil. Dan itu harus dijawab dengan kerja konkret,” imbuh Agus.

Ia mengungkapkan bahwa, DPRD Kaltim akan tetap menjalankan fungsi pengawasan untuk memastikan bahwa seluruh kebijakan berjalan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Fungsi pengawasan tetap kami jalankan. Kami ingin memastikan semua kebijakan berpihak pada rakyat dan tidak sekadar seremonial,” tutupnya. (adv/dprd/kaltim)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Disdikbud Kukar Melakukan Seleksi Duta Tari 2024

Advertorial

Ketua DPRD Kukar Melakukan Kundapil di Kelurahan Mangkurawang untuk Serap Aspirasi Masyarakat

Advertorial

Bupati Kukar Tekankan Pentingnya Menentukan Prioritas Pembangunan dalam Forum Musrenbang RKPD 2026

Advertorial

Bupati Ingin Masyarakat Kukar Sukseskan Pilkada 2024

Advertorial

Dinas PU Kukar Dorong Perbaikan Akses Desa Loleng Melalui Anggaran IJD

Advertorial

Jalin Silaturahmi, Diskominfo Kukar Menggelar Halal Bihalal

Advertorial

Bupati Kukar Melakukan Safari Subuh di Musholla Al Mubarok Kelurahan Timbau

Advertorial

Anggota DPRD Sebut Kasus HIV AIDS di Wahau Tinggi, Sehingga Jadi Pusat Sosialisasi Perda