Home / Bisnis / Ekonomi

Selasa, 9 Desember 2025 - 14:37 WIB

Jelang Nataru Harga Cabai Melonjak Karena Tingginya Permintaan Masyarakat

Suasana pasar di Tenggarong (Eksposisi)

Suasana pasar di Tenggarong (Eksposisi)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, sejumlah bahan pokok mengalami kenaikan, terutama cabai rawit. Berdasarkan data dari Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kutai Kartanegara (Kukar), harga cabai rawit saat ini berada pada rentang Rp45.000 hingga Rp70.000 per kilogram, tergantung ketersediaan pasokan di masing-masing wilayah.

Plt Kepala Disketapang Kukar, Ananias menjelaskan bahwa kenaikan ini dipicu tingginya permintaan masyarakat menjelang akhir tahun ditambah faktor cuaca yang kurang mendukung produksi.

“Yang naik itu cabai rawit. Laporan terakhir harga tertinggi berada di angka Rp70.000 per kilogram. Cuaca lembab membuat produktivitas menurun,” ujarnya, pada Selasa (9/12/2025).

Meski demikian, komoditas pangan lainnya dilaporkan masih dalam kondisi stabil. Beras disebut tidak mengalami kenaikan karena suplai program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) masih berjalan.

Baca Juga :  PT GBU Berikan Bantuan Makanan Bergizi bagi Balita, Sebagai Upaya Dukung Pencegahan Stunting di Kutai Barat

Ananias mengatakan, pemerintah juga telah melakukan intervensi melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah di sejumlah kecamatan.

“Langkah ini sesuai arahan Bupati, bukan hanya di Tenggarong tapi merata dari hulu hingga pesisir untuk mendukung pengendalian inflasi,” jelasnya.

Program tersebut dihentikan sementara pada Desember karena kebutuhan penyesuaian anggaran. Namun, Disketapang memastikan rencana pelaksanaan akan kembali dilanjutkan pada awal tahun depan.

“Untuk Desember sudah selesai. Kemungkinan Januari atau Februari Gerakan Pangan Murah kembali berjalan,” ucapnya.

Di sisi lain, pedagang di Tenggarong, Gatot Siswanto membenarkan adanya kenaikan harga cabai rawit di pasaran. Menurutnya, harga cabai saat ini tidak stabil dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung suplai yang masuk.

Baca Juga :  Pemkab Kukar Diberi Waktu 60 Hari Tindak Lanjuti Temuan BPK

“Hari ini Rp60.000, besok bisa naik atau turun. Kalau pas barang dari kapal atau pesawat kosong, harganya pasti lebih tinggi,” katanya.

Gatot juga menyampaikan bahwa cabai keriting dijual pada kisaran Rp40.000 hingga Rp50.000 per kilogram tergantung kualitas. Sementara itu, bawang merah ukuran besar berada di harga Rp50.000, bawang putih Rp30.000, dan tomat sekitar Rp12.000 per kilogram.

Ia menilai kenaikan cabai bukan semata faktor momentum akhir tahun, melainkan bagian dari pola pasar yang terjadi setiap tahun. Ketersediaan pasokan yang sebagian besar berasal dari luar daerah seperti Palu dan Surabaya hingga membuat harga sensitif terhadap kondisi distribusi. (rpp/fdl)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Bupati Kukar Dorong Penguatan Lumbung Pangan Desa Sungai Payang, Targetkan Beras Murah untuk Masyarakat

Bisnis

Pelaku Usaha Pelabuhan Samboja Ingin Lepas Ketergantungan dari Surabaya, Dorong Kukar Jadi Pintu Ekspor Baru

Ekonomi

Arah Pembangunan Pemkab Kukar, Infrastruktur Jalan ke Destinasi Wisata Jadi Prioritas

Bisnis

Peringati Bulan K3 Nasional 2024, MHU Bawa Misi Merajut Keselamatan Bersama Mitra Kerja

Bisnis

Optimalkan Sumber Daya Alam, Pemkab Kukar Dorong PT MGRM Masuk Bisnis Gas

Bisnis

Pantau Harga di Pasar Mangkurawang, Bupati Kukar Pastikan Stok Bahan Pokok Aman Jelang Nataru

Ekonomi

Kunjungi Kota Samarinda, Presiden Jokowi Tinjau Kebutuhan Pokok di Pasar Merdeka

Advertorial

Pemkab Kukar Pastikan Program Perlindungan Pekerja Rentan Terus Berjalan