Home / Peristiwa

Jumat, 4 September 2026 - 22:42 WIB

Tiga Rumah Terdampak Kebakaran Jalan Pesut Kelurahan Timbau, Damkarmatan Kukar Padamkan Api Sekitar 20 Menit Meski Unit Terbatas

Kebakaran di Jalan Pesut Kelurahan Timbau (Latif/Eksposisi)

Kebakaran di Jalan Pesut Kelurahan Timbau (Latif/Eksposisi)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Kebakaran terjadi di Jalan Pesut RT 13, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), pada Jumat (4/9/2026). Peristiwa tersebut berdampak terhadap tiga rumah warga, dengan satu rumah mengalami kerusakan berat dan dua lainnya terdampak ringan.

Lurah Timbau, Muhammad Furqon, mengatakan  kebakaran terjadi sekitar pukul 19.15 WITA atau menjelang pukul 19.30 WITA. Namun, terkait penyebab munculnya api, pihak kelurahan belum dapat memastikan dan masih menunggu pemeriksaan dari petugas Inafis.

“Untuk sumber api kami belum bisa memastikan, nanti biar Inafis saja yang memastikannya,” katanya.

Furqon mengatakan pihaknya masih melakukan pendataan di lokasi untuk memastikan jumlah kepala keluarga (KK) yang terdampak akibat kebakaran tersebut.

“Untuk sementara kami belum bisa memastikan, tapi yang pertama terdampak berat. Ada dua yang terdampak ringan, jadi total tiga,” ujarnya saat ditemui.

Furqon menyebut bangunan yang terdampak merupakan rumah berbahan kayu. Kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian dalam penanganan karena bangunan kayu berpotensi membuat api lebih cepat merambat ke rumah di sekitarnya.

Terkait korban jiwa, Furqon memastikan tidak ada korban meninggal dunia dalam kejadian tersebut. Untuk sementara juga belum ada warga yang harus dilarikan ke rumah sakit, meski terdapat satu orang yang sempat mendapatkan perawatan di ambulans.

“Korban jiwa tidak ada. Untuk sementara yang dilarikan ke rumah sakit belum ada, tapi ada dirawat di ambulans,” jelasnya.

Baca Juga :  Hasil Penjaringan Pemilihan Ketua Karang Taruna Kaltim, Hanya Ada Calon Tunggal

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kukar, Fida Hurasani, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 19.30 WITA. Saat itu, petugas tengah melakukan pengecekan kendaraan sebelum bersiap melaksanakan ibadah salat.

Fida menuturkan, setelah menerima informasi tersebut, petugas langsung bergerak menuju lokasi. Ketika tiba, kondisi api sudah cukup besar sehingga petugas segera melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api merambat ke bangunan lain.

“Situasi kalau kita datang, api sudah besar. Langsung kita adakan penanganan. Alhamdulillah kurang dari 15 menit, mungkin 20 menit tadi, api bisa kita kuasai,” ungkapnya.

Dalam penanganan kebakaran tersebut, sebanyak tujuh unit pemadam kebakaran dikerahkan. Menurut Fida, pengerahan sejumlah unit tersebut dilakukan untuk mempercepat proses pemadaman, terlebih kondisi bangunan di lokasi merupakan bangunan tua dan berada dalam kawasan yang cukup padat.

Fida menyebut penanganan kebakaran sempat menghadapi kendala karena kehabisan air. Ia mengungkapkan unit yang berkapasitas sekitar 20 ribu liter air sedang digunakan unruk menagnani kebakaran hutan dan lahan di sejumlah titik, sehingga yang tersisa hanya unit yang berkapasitas kecil.

Namun, kondisi tersebut terjadi ketika kobaran api utama sudah berhasil dikuasai. Petugas kemudian melanjutkan penanganan untuk memastikan tidak terjadi perambatan api ke bangunan lainnya.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kukar Menyebut APBD Perubahan Harus Realistis, Program Prioritas Harus Tepat Sasaran

“Kalau unit kita kurang itu sumber air. 20.000 kita kan di luar, water tank kita. Tadi sempat habis air, tapi alhamdulillah begitu habis air, api sudah dapat dikuasai,” jelasnya.

Fida juga mengatakan pihaknya belum dapat memastikan penyebab kebakaran. Informasi yang beredar di lokasi terkait asal api masih simpang siur sehingga pihaknya memilih menunggu pemeriksaan dari petugas yang berwenang.

“Untuk dugaan kita belum berani. Kita belum berani, tadi simpang siur saja dari ibu RT sampai tetangga. Ada yang beredar, tapi saya tidak tahu prosesnya,” katanya.

Keberhasilan menguasai api dengan cepat patut disyukuri mengingat kondisi bangunan di lokasi cukup kompleks dan sebagian merupakan bangunan lama. Dari kejadian tersebut, satu rumah terbakar dan dua rumah lainnya terdampak.

Fida memastikan berdasarkan informasi terakhir tidak ada korban jiwa maupun laporan warga yang mengalami luka akibat kebakaran. Ia juga telah melakukan pengecekan terhadap ambulans yang berada di lokasi dan tidak menemukan laporan adanya warga yang mengalami luka maupun pingsan.

“Informasi terakhir tidak ada. Saya tadi cek juga ambulans-ambulans yang buka, tidak ada. Baik dari petugas, teman-teman relawan maupun masyarakat tadi saya perhatikan tidak ada yang terkena luka atau pingsan,” pungkasnya. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Hasil Donasi Rp939,5 Juta Telah Disalurkan kepada Korban Kebakaran Kelurahan Melayu Tenggarong

Pemerintah

Gerak Cepat Pemkab Kukar Tangani Karhutla, Perkuat Jejaring Swasta dan Koordinasi di Tingkat Kecamatan

Olahraga dan Kesehatan

Operasional SPPG Gas Alam Badak Satu Dihentikan Sementara Usai Pemberian Kelapa Utuh Sebagai Menu MBG

Pemerintah

Senator Kaltim Minta Pemerintah Perkuat Antisipasi dan Percepat Penanganan Karhutla di Kalimantan

Infrastruktur

Jalan Poros Kota Bangun-Kenohan Rusak Parah dan Berlumpur, Sopir dan Perusahaan Bekerjasama Melakukan Penanganan Darurat

Advertorial

Bupati Kukar Soroti Dampak Kebijakan Subsidi BBM dan Listrik, Fokus Jaga Daya Beli Masyarakat

Hukum - Kriminal

Polres Kukar Siapkan 150 Personel Antisipasi Karhutla dan Fenomena El Nino 2026

Peristiwa

Pria 50 Tahun Tenggelam Saat Memancing di Sungai Belayan Ditemukan Meninggal Dunia