Home / Advertorial / Pemerintah

Sabtu, 13 Mei 2023 - 16:40 WIB

Miliki Nilai Ekonomi yang Tinggi, Masyarakat Desa Sepatin Budidayakan Udang Windu

Tambak udang windu di Desa Sepatin

Tambak udang windu di Desa Sepatin

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com –  Masyarakat Desa Sepatin, Kecamatan Anggana, membududayakan udang windu, yang disebut memiliki nilai ekonomi yang tinggi di pasaran.

Kepala Desa Sepatin, Arianto, mengatakan, usaha budidaya udang windu cukup menjanjikan. Bahkan, sebagian besar masyarakat Desa Sepatin bergelut dan mengembangkan sektor budidaya komoditas udang utama tersebut.

“Sebagian besar penghasilan masyarakat dari budidaya udang tersebut,” ujar Arianto.

Secara pasti ia tidak mengetahui berapa nilai yang didapat oleh para pembudidaya, yang jelas hasil yang didapat dari pembudidaya cukup besar dan menjanjikan. Sekali panen saja, pembudidaya udang windu bisa mendapatkan hasil puluhan hingga ratusan juta rupiah, tergantung masing-masing luas lahan yang dimiliki masyarakat.

Baca Juga :  Pemkab Kukar Melakukan Rapat Koordinasi Bersama BPKP

Bahkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) telah memberikan perhatiannya kepada para pembudidaya udang windu. Pada tahun 2023 ini, para pembudidaya Desa Sepatin pun mendapatkan bantuan 10 juta bibit udang windu. Bantuan itu disalurkan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kukar, melalui program dedikasi Kukar Idaman bantuan untuk 25 ribu nelayan produktif.

Di tahun sebelumnya, pembudidaya dan nelayan Desa Sepatin juga mendapat bantuan berupa mesin kapal sebanyak 300 unit. Bantuan itu pun disebut menjadi salah satu penunjang pendapatan untuk masyarakat Desa Sepatin.

Baca Juga :  DPRD Kaltim Menggelar Rapat Paripurna ke-19, dengan Agenda Penyampaian Pandangan Umum Fraksi

Dengan adanya fasilitas-fasilitas penunjang tersebut, diharapkan masyarakat dapat mengelola sumber penghasilannya secara maksimal. Sehingga, mempunyai nilai ekonomis yang tinggi.

“Saya berharap masyarakat Desa Sepatin bisa mengelola Sumber Daya Alam (SDA) yang ada, supaya mereka tidak menjual dalam bentuk baku. Tetapi menjual sendiri hasil alamnya, supaya nilainya tinggi lagi,” pungkasnya. (adv)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Kembangkan Tanaman Kakao, Masyarakat Desa Lung Anai Bisa Produksi Coklat Batangan

Advertorial

Disdikbud Kukar Mengajak Peserta Didik Semangat untuk Memeriahkan Peringatan Hardiknas 2025

Advertorial

Anggota DPRD Kaltim Menyoroti Kerusakan Jalan Poros Samarinda-Balikpapan

Advertorial

Pemkab Kukar Buka Seleksi Tenaga Kesehatan Khusus Perawat dan Bidan, Untuk Beri Pelayanan di Desa

Advertorial

Sekda Membuka Rakor PKH yang Digelar Dinsos Kukar

Advertorial

Kapal Tongkang Tabrak Jembatan Mahakam, Ketua Fraksi Golkar DPRD Kaltim Geram

Advertorial

Fraksi Nasdem DPRD Kutim Tegaskan RAPBD 2025 Harus Mendukung Pembangunan Berkelanjutan

Infrastruktur

Jembatan Kutai Kartanegara Bergetar Saat Kendaraan Melintas, Perlu Segera Dilakukan Pemeriksaan Menyeluruh