Home / Pemerintah

Rabu, 7 Februari 2024 - 16:44 WIB

Menteri PANRB Ungkap Masih Ada Masalah Pada Sistem Merit Pada ASN

Menteri PANRB -Abdullah Azwar Anas (istimewa)

Menteri PANRB -Abdullah Azwar Anas (istimewa)

JAKARTA, eksposisi.com – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas mengatakan masih terdapat masalah pada sistem merit para Aparatur Sipil Negara (ASN).

Sistem merit dalam Undang-Undang ASN didefinisikan sebagai penilaian atas kualifikasi, kompetensi dan kinerja secara adil tanpa membedakan latar belakang.

“Terkait relasi antar aktor dan juga sistem merit, hari ini menjadi bagian yang dibahas,” kata Anas dalam sambutan di acara Badan Kepegawaian Negara (BKN), pada Selasa (6/2/2024).

Anas mengatakan masalah pada sistem merit ini hampir selalu ditemukan di setiap Kementerian atau lembaga yang mengajukan kenaikan tunjangan kinerja ke Kementerian PANRB. Dia mengatakan temuan-temuan tersebut di antaranya sistem merit yang belum dilakukan secara optimal.

Baca Juga :  DPRD Kukar Menggelar Sidang Paripurna, Bapemperda Sampaikan 4 Rancangan Perda Inisiatf Legislatif

“Hampir Kementerian lembaga yang mengajukan kenaikan tunjangan kinerja, ketika kami cek rata-rata sistem meritnya kurang optimal,” kata dia.

Anas berharap pelaksanaan sistem merit ini harus benar-benar dilaksanakan. Tujuannya adalah memberikan kepastian bagi para ASN yang bekerja, sekaligus untuk memastikan mereka mendapatkan karier yang layak sesuai dengan kinerjanya.

“Ini menjadi penting karena memberikan kepastian bagi mereka bekerja sekaligus menjadi bagian dari karier ASN,” kata dia.

Baca Juga :  Pelayanan di Disdukcapil Tetap Normal Pada Bulan Ramadan

Anas berkata sistem merit ini pada akhirnya akan memberikan penilaian yang adil bagi para ASN sesuai dengan kewenangan masing-masing. Dia tak ingin ada ASN yang sangat sibuk dan ada pula yang menganggur.

“Dicek kembali pembagian kewenangan, apakah ada pegawai yang sangat sibuk sekali, tetapi ada juga orang yang menganggur karena kewenangannya tidak terbagi dengan baik sehingga pekerjaan tidak tercapai optimal,” tutupnya. (adm)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Pemekaran Desa di Sangatta Utara Kembali Mencuat, Didukung Salah Satu Anggota DPRD Kutim

Advertorial

Disdikbud Kukar Menggelar Sosialisasi Uji Kompetensi Kenaikan Pangkat Guru

Bisnis

Disperindag Kukar Siapkan Skema Pengelolaan Industri Rumput Laut Pasca Uji Coba

Advertorial

Satpol PP Kutim Jaring 10 Orang Gepeng Saat Melakukan Razia di Sangatta Utara

Advertorial

Bupati Kukar Kunjungi Kelompok Tani Holtikultura di Desa Sumber Sari

Advertorial

Diskominfo Gandeng PT Tunggang Parangan Atasi Blank Spot di Kukar

Advertorial

Sekda Kutim Sebut Regulasi Menjadi Pedoman Utama Dalam Pengelolaan APBD

Advertorial

Bupati Kukar Buka Secara Resmi Program Karya Bakti TNI, untuk Fokus Bangun Infrastruktur Tani