KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutai Kartanegara (Kukar) memperkuat dukungan kesehatan bagi para relawan yang terlibat dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Langkah tersebut dilakukan melalui pemeriksaan kesehatan bagi relawan yang menjalankan tugas di lapangan.
Kepala Dinkes Kukar, Ismi Mufidah, mengatakan pemeriksaan kesehatan di wilayah Tenggarong dikoordinasikan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar. Pelaksanaannya melibatkan Puskesmas Mangkurawang sesuai dengan wilayah kerja fasilitas kesehatan tersebut.
Pemeriksaan yang dilakukan tidak hanya menyasar relawan Balakarcana Sangaji, tetapi juga relawan karhutla lainnya yang berada di wilayah Tenggarong. Dinkes menilai pemeriksaan penting dilakukan untuk memantau kondisi kesehatan relawan yang terpapar panas, asap, dan kondisi lingkungan selama menjalankan tugas.
“Ini kita berpartisipasi untuk melakukan pemeriksaan kesehatan bagi relawan. Tadi teman-teman lihat, di dalam bukan hanya relawan dari Balakarcana Sangaji, tapi se-Tenggarong,” ujarnya saat ditemui, pada Senin (21/9/2026).
Untuk kegiatan pemeriksaan tersebut, Puskesmas Mangkurawang menurunkan tiga tenaga kesehatan yang terdiri dari dokter umum, perawat, dan tenaga kesehatan lingkungan.
Petugas tidak akan selalu ditempatkan di lokasi relawan, melainkan bekerja secara bergantian sesuai jadwal yang disusun.
Ismi menjelaskan, pemeriksaan kesehatan akan dilakukan secara terjadwal agar pelayanan rutin di Puskesmas Mangkurawang tetap berjalan. Para relawan nantinya dapat datang ke puskesmas pada waktu yang telah ditentukan untuk mendapatkan pemeriksaan.
“Jadi ini tiga orang yang turun. Petugas bisa bergantian, karena ini memang tugas rutin juga puskesmas ke masyarakat. Jadi nanti jadwal kita jadwalkan, tidak tiap hari, supaya puskesmas juga tidak kosong,” jelasnya.
Jenis pemeriksaan yang diberikan berupa skrining kesehatan dasar untuk mengetahui kondisi relawan secara umum. Pemeriksaan meliputi tanda-tanda vital serta pemeriksaan cepat seperti kadar gula darah dan kolesterol.
Apabila ditemukan indikator kesehatan yang berada di atas batas normal, relawan akan diarahkan untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut di Puskesmas Mangkurawang. Jika diperlukan penanganan lebih lanjut, relawan dapat dirujuk ke rumah sakit.
“Yang diperiksa itu tanda-tanda vital, kemudian pemeriksaan cepat, tes-tes gula darah, tes kolesterol, seperti itu. Jadi bukan pengobatan, tapi cek kesehatan,” katanya.

Selain pemeriksaan, Dinkes Kukar juga menyiapkan distribusi vitamin atau multivitamin bagi para relawan. Namun, jumlah yang akan diberikan masih menunggu pendataan jumlah relawan yang terlibat. Dinkes juga akan mendapatkan bantuan vitamin dari salah satu perusahaan obat untuk kemudian disalurkan.
Dukungan berupa masker juga akan diberikan kepada relawan, terutama untuk membantu melindungi mereka dari paparan asap. Dinkes berencana melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, dengan jadwal yang dapat dilakukan setiap dua minggu atau satu bulan sekali sesuai kebutuhan.
“Kalau pemeriksaan kesehatan nanti sepertinya akan diadakan secara rutin untuk relawan-relawan. Setelah mereka melakukan tugas, nanti mungkin per dua minggu atau per satu bulan dilakukan pemeriksaan kesehatan,” pungkasnya. (ltf/fdl/adv)










