Home / Advertorial / Pemerintah / Pendidikan-Kesehatan

Selasa, 30 September 2025 - 09:20 WIB

Disdikbud Kukar Menggelar Bimtek Sekolah Inklusi, Perkuat Pemahaman Guru Dalam Menangani Anak Berkebutuhan Khusus

Bimtek Sekolah Inklusi untuk jenjang SMP yang digelar Disdikbud Kukar

Bimtek Sekolah Inklusi untuk jenjang SMP yang digelar Disdikbud Kukar

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Sekolah Inklusi untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Hotel Grand Fatma, pada Senin (29/9/2025).

Kepala Disdikbud Kukar, Thauhid Afrilian Noor, menjelaskan kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman guru dalam menangani anak-anak berkebutuhan khusus yang bersekolah di sekolah reguler.

“Bimtek ini kita lakukan agar sekolah tidak menolak anak-anak yang dianggap istimewa. Mereka sebenarnya tidak pantas di Sekolah Luar Biasa (SLB), tapi juga tidak sama dengan anak lain. Karena itu perlu ada guru yang memiliki kemampuan khusus untuk mendampingi,” ujarnya.

Baca Juga :  Puncak Festival Islami di Kukar Hadirkan Haddad Alwi dan Habib Alwi Assegaf

Bimtek sekolah inklusi telah menjadi program rutin setiap tahun di Kukar, meliputi jenjang PAUD, SD dan SMP. Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berupaya memperluas jumlah sekolah yang siap menerima anak inklusi sekaligus meningkatkan kapasitas guru.

Setelah pelaksanaan Bimtek, Disdikbud akan memetakan sekolah-sekolah yang telah siap dengan tenaga pendamping inklusi. Data tersebut juga akan menjadi rujukan saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), sehingga orang tua bisa diarahkan ke sekolah yang tepat.

Baca Juga :  75 Persen BUMDES di Kutim Aktif dan Sehat, Sejumlah DIantaranya Sudah Mandiri dan Maju

Selain faktor guru, aspek fasilitas sekolah juga menjadi perhatian. Misalnya, bangunan bertingkat yang sulit diakses anak penyandang disabilitas perlu dipertimbangkan sebelum menerima siswa inklusi.

Menurutnya, keberadaan sekolah inklusi menjadi salah satu langkah untuk mencegah anak-anak putus sekolah sekaligus memberikan kesempatan belajar di lingkungan yang ramah.

“Setelah Bimtek ini, harapannya semakin banyak guru yang siap dan sekolah yang tersedia, sehingga anak-anak inklusi bisa tetap bersekolah dengan nyaman,” pungkasnya. (adv/disdikbud/kukar)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Anggota DPRD Kukar Apresiasi Kesuksesan Penyelenggaraan Kukar Land Festival 2023

Ekonomi

Upaya Pembenahan Data Terus Dilakukan Diskop UKM Kukar, 40.761 UMKM Masih Dalam Tahap Verifikasi

Ekonomi

Penetapan UMK Kukar 2026 Masih Menunggu Keputusan Pemerintah Pusat

Advertorial

Bupati Kukar Resmikan Kantor Desa Bukit Raya, Harapkan Semangat dan Pola Kerja Baru

Advertorial

DPRD Kutim Menggelar Rapat Paripurna Tentang Penyampaian Nota Pengantar Pemerintah Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2024

Advertorial

Program Rp50 Juta per-RT Tahun Ini Difokuskan Penguatan dan Pemberdayaan Masyarakat

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Dorong Pembenahan Infrastruktur Pariwisata Demi Dongkrak PAD

Advertorial

Sekda Kutim Tegaskan Tidak Ada yang Menghilangkan Program yang Telah Disusun di APBD