Home / Bisnis / Ekonomi / Energi

Jumat, 1 Juli 2022 - 18:38 WIB

MHU Goes to Campus 2022, Gelar Seminar Pengelolaan Lingkungan Pertambangan Batubara

SAMARINDA, eksposisi.com – Masih dalam rangkaian Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PT Multi Harapan Utama (MHU) menggelar Seminar Pengelolaan Lingkungan Pertambangan Batubara di Integrated Laboratory Building Universitas Mulawarwan (Unmul) Samarinda, pada Selasa (28/6/2022).

Gelaran yang dikemas dalam agenda PT MHU Goes to Campus 2022 ini merupakan buah kolaborasi bersama dengan Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HIMATEL) Unmul yang bertujuan untuk mengkampanyekan pengelolaan pertambangan batubara yang baik pada aspek perlindungan lingkungan hidup serta insiatif keberlanjutan melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) kepada para mahasiswa.

Kepala Teknik Tambang PT MHU, Aris Subagyo menyatakan bahwa melalui seminar ini diharapkan generasi muda dapat memiliki pemahaman akan urgensi pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan pada industri pertambangan batubara.

“Kita ingin mendorong mahasiswa sebagai generasi muda untuk turut dapat memiliki interpretasi yang baik akan pengelolaan lingkungan pertambangan batubara yang juga memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” ungkap Aris.

Baca Juga :  Pelestarian Bahasa Kutai Sudah Diterapkan di Sekolah Melalui Muatan Lokal, Disdikbud Kukar Ungkap Tantangan yang Dihadapi

Agenda seminar ini juga menghadirkan beberapa perwakilan Dinas Pemerintahan setempat yang turut memberikan sambutan, yakni Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur, Ir. E. A. Rafiddin Rizal,  ST, M. Si; Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Kalimantan Timur, Christianus Benny, S, Hut., M.H; serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Kutai Kartanegara, Ir. Alfian Noor, ST.

Amazing speaker atau pemateri hebat pada seminar ini diisi oleh kolaborasi akademisi, birokrat dan praktisi pertambangan. Akademisi Fakultas Teknik Unmul, Ir. M. Busyairi, S.T., M.Sc. menyampaikan materi terkait aspek pengelolaan hidup pertambangan yang dilanjutkan oleh paparan dari Dinas Lingkungan Hidup Kalimantan Timur. Sementara perwakilan Dinas Pertambangan dan Energi Kalimantan Timur menyampaikan materi terkait tata kelola pertambangan yang baik (good mining practice), dalam pengelolaan lingkungan hidup.

Baca Juga :  OIKN Melaporkan Progres Pembangunan Hingga Akhir Desember 2024

Sementara, Environment Corporate Superintendent PT MHU, Sekar Jatiningtyas S.Si., M.Sc, menyampaikan materi pelaksanaan pengelolaan lingkungan hidup. Hal itu dilengkapi oleh pemaparan dari  Community Development Superintendent MHU, Muslim Gunawan, S. Hut, terkait praktik pengembangan dan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan MHU sebagai wujud dari inisiatif keberlanjutan perusahaan.

MHU Goes to Campus merupakan salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) MHU di bidang pendidikan. Melalui program ini diharapkan dapat memperkenalkan dan mensosialisasikan apa yang dilakukan perusahaan kepada para mahasiswa sekaligus memberikan ilmu pengetahuan praktis yang dibutuhkan seputar kondisi dunia pertambangan.

Untuk diketahui, PT Multi Harapan Utama (MHU) adalah perusahaan pertambangan batubara yang beroperasi di Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.

Share :

Baca Juga

Bisnis

Pedagang Pakaian Muslim di Kawasan Masjid Agung Sultan Sulaiman Tenggarong Sepi Pengunjung

Bisnis

PT MHU-MMSGI Memberikan Bantuan Logistik Senilai Rp500 Juta kepada Korban Gempa di Cianjur

Bisnis

Lewat Program PPM, MHU Bangun Kantor Desa Sungai Payang Ilir untuk Perkuat Layanan Warga

Advertorial

Anggota Komisi A DPRD Kutim Berharap Seluruh Proyek Pembangunan APBD Perubahan Terealisasi Sepenuhnya

Bisnis

Peduli Sosial, PT GBU Berikan Bantuan kepada Korban Banjir di Kubar

Ekonomi

Kunjungi Kota Samarinda, Presiden Jokowi Tinjau Kebutuhan Pokok di Pasar Merdeka

Bisnis

Peringati Hari Lingkungan Hidup 2025, PT CAM Dukung Program Sekolah Adiwiyata

Bisnis

Dugaan Pelanggaran UMSK Masih Terjadi di Sejumlah Perusahaan di Kukar, DPRD dan Pemkab Dorong Pengawasan dan Penindakan