KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri memberikan penjelasan terkait isu mengenai kemungkinan dirinya berpindah ke Partai Gerindra. Isu tersebut mulai ramai dibicarakan publik dalam beberapa hari terakhir.
Menanggapi hal itu, Bupati Aulia memilih memberikan jawaban yang menekankan orientasi pembangunan daerah, bukan dinamika politik jangka pendek. Ia menyebut bahwa setiap langkah yang diambilnya harus sejalan dengan kepentingan besar masyarakat Kukar.
“Sebagaimana yang saya sampaikan tadi, apapun yang kita lakukan hari ini, kita ingin memberikan kesempatan pembangunan yang terbaik untuk Kabupaten Kutai Kartanegara,” ujar Aulia Rahman Basri, pada Senin (24/11/2025).
Ia tidak secara langsung membenarkan maupun membantah isu perpindahan partai tersebut. ia memberi sinyal bahwa pergerakan politiknya selalu mempertimbangkan manfaat yang lebih luas untuk percepatan pembangunan di Kukar.
Menurutnya, pembangunan daerah memerlukan konsistensi, komitmen, serta ruang politik yang mendukung proses panjang tersebut.
Karena itu, setiap opsi dan langkah politik harus dipertimbangkan dari sudut pandang keberlanjutan pembangunan daerah.
Menurutnya masyarakat Kukar tidak perlu khawatir terkait isu politik yang berkembang. Ia memastikan fokus utamanya tetap pada agenda pembangunan, termasuk peningkatan kualitas SDM, pendidikan, dan transformasi ekonomi dari sektor ekstraktif ke non-ekstraktif.
Ia pun menegaskan bahwa kepentingan masyarakat tetap menjadi dasar utama setiap keputusan politik yang akan ia ambil.
Ia meminta publik menilai langkahnya dari hasil kerja dan arah pembangunan Kukar ke depan, bukan dari isu yang berkembang.
“Jadi apapun itu yang bisa membawa pembangunan lebih baik di Kabupaten Kutai Kartanegara, itulah arah perjuangan kami,” pungkasnya. (ltf/fdl)










