Home / Advertorial / Pemerintah / Politik

Jumat, 9 Mei 2025 - 10:17 WIB

Anggota DPRD Kaltim menyambut Baik Langkah Pemerintah Pusat Terkait Penurunan Biaya Haji

Damayanti - Anggota DPRD Kaltim

Damayanti - Anggota DPRD Kaltim

KALIMANTAN TIMUR, eksposisi.com – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Damayanti, menyambut baik langkah pemerintah pusat yang akan menurunkan biaya haji.

Menurut Damayanti Langkah ini merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap umat Islam.

Ia menyoroti bahwa biaya haji selama ini menjadi beban berat bagi jemaah asal Indonesia. Selain karena biaya yang tinggi, ia juga menilai fasilitas yang diterima belum sebanding dengan biaya yang dikeluarkan.

Tahun 2025, pemerintah menetapkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) sebesar Rp89,41 juta, sementara porsi yang harus dibayar langsung oleh jemaah mencapai Rp55,43 juta.

Baca Juga :  Bupati Kukar Meresmikan Kantor Desa Loa Raya, Beri Pesan Gedung Baru Pola Kerja Juga Harus Baru

Ia membandingkan skema subsidi yang diterapkan pemerintah Malaysia, jemaah dari kelompok berpendapatan rendah (B40) hanya membayar sekitar Rp36,3 juta, sedangkan kelompok menengah (M40) membayar sekitar Rp53 juta.

“Perbandingan ini jelas menunjukkan bahwa ada ruang bagi Indonesia untuk meningkatkan efisiensi. Pemerintah perlu terus berinovasi agar biaya bisa ditekan tanpa menurunkan kualitas layanan,” katanya.

Ia juga menyampaikan dukungannya terhadap rencana pembangunan perkampungan haji Indonesia di Mekkah. Menurutnya, langkah ini bisa menjadi solusi jangka panjang untuk menekan biaya akomodasi sekaligus memberikan kenyamanan lebih bagi jemaah.

Baca Juga :  Kreatifitas SDN 005 Tenggarong, Membuat Karya Seni Dari Barang yang Sudah Tidak Terpakai

“Jika perkampungan haji ini terwujud, tentu akan sangat membantu mengurangi beban biaya jemaah dan memberi rasa tenang karena tinggal di tempat yang representatif,” ujarnya.

Di sisi lain, Damayanti juga menegaskan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana haji. Ia mendorong Badan Pengelola Haji (BP Haji) untuk membuka laporan penggunaan dana kepada publik secara berkala.

“Transparansi dalam pengelolaan dana sangat penting. Kami dari DPRD akan terus mengawasi dan mendukung semua upaya yang bertujuan untuk meringankan beban umat,” pungkasnya. (adv/dprd/kaltim)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Sekretariat DPRD Kaltim Mengikuti Rakernis Pengembangan Kompetensi ASN Menuju Indonesia Emas 2045

Ekonomi

Pemkab Kukar Mulai Melakukan Penyusunan RKPD 2027, Fokus Efisiensi Anggaran dan Sinkronisasi Kebijakan

Advertorial

Expo Pesta Adat Erau 2024 Tampilkan Pameran Beragam Produk Kerajinan Lokal

Pemerintah

Pastikan Pelaksanaan Pilkades Kukar Berjalan Lancar, Rendi Solihin Monitoring Dua Kecamatan

Advertorial

Anggota DPRD Kaltim Soroti Pentingnya Penggunaan E-Katalog Dalam Pengadaan Barang dan Jasa

Advertorial

Wabup Kukar Menghadiri Buka Bersama di Masjid Jami’ KH Muhammad Sadjid

Advertorial

Sekda Kukar Resmi Menutup MTQ Tingkat Kecamatan Kota Bangun Darat

Advertorial

Semarak HUT ke-55 Kelurahan Maluhu Diisi Berbagai Lomba dan Pentas Seni