Home / Advertorial / Infrastruktur / Pemerintah

Jumat, 21 November 2025 - 16:37 WIB

Bupati Kukar Tegaskan Pemerintah Terus Prioritaskan Pembangunan Jembatan Sebulu untuk Segera Diselesaikan

Progres pembangunan jembatan Sebulu (Eksposisi)

Progres pembangunan jembatan Sebulu (Eksposisi)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan pembangunan Jembatan Sebulu terus diproyeksikan sebagai salah satu infrastruktur prioritas daerah.

BupatiKukar, Aulia Rahman Basri menjelaskan bahwa meski kondisi fiskal daerah sedang mengalami penurunan Transfer ke Daerah (TKD), Pemkab Kukar tetap melakukan berbagai langkah percepatan agar pembangunan Jembatan Sebulu dapat tuntas sesuai harapan masyarakat. Ia menegaskan bahwa koordinasi dengan pemerintah pusat juga terus dilakukan.

“Kita tetap memprogres pembangunan Jembatan Sebulu. Memang TKD kita sedang turun, tetapi seluruh daya dan upaya terus kita lakukan. Tiga hari lalu pihak pusat sudah meminta data teknis jembatan, dan sudah langsung kami kirimkan,” ujar Aulia Rahman Basri, pada Jumat (21/11/2025).

Menurutnya, salah satu dukungan datang dari Anggota DPR RI Dapil Kalimantan Timur (Kaltim) Budi Satrio, yang menyambut baik rencana agar pembangunan jembatan tersebut dapat diambil alih atau didukung melalui pendanaan pemerintah pusat. Dukungan tersebut dinilai memberi harapan baru dalam percepatan penyelesaian proyek.

Baca Juga :  Beri Apresiasi SKPD Dalam Menyajikan Laporan Keuangan yang Baik, Pemkab Kutim Menggelar Akuntansi Award 2023

Ia mengungkapkan bahwa kebutuhan pembiayaan yang tersisa untuk menuntaskan proyek tersebut mencapai sekitar Rp500 miliar.

Bagian paling krusial adalah pekerjaan bentang tengah jembatan, yang tidak dapat dikerjakan bertahap karena membutuhkan proses fabrikasi, pemasangan, dan pengujian secara penuh selama satu tahun.

“Untuk bentang tengah, prosesnya tidak bisa separuh-separuh. Setelah dirakit dan dipasang, masih membutuhkan waktu pengujian ketahanan. Barulah setelah dinyatakan layak, jembatan bisa dibuka untuk umum,” jelasnya.

Ia menyampaikan bahwa keberadaan jembatan ini sangat strategis karena akan menjadi penghubung penting antara wilayah, yakni jalur menuju Kota Samarinda, serta akses ke arah Kabupaten Kutai Timur(Kutim).

Baca Juga :  Pemkab dan Kepala Desa se-Kukar Diskusikan Program Pembangunan Daerah

Pembukaan konektivitas ini diyakini akan memperpendek jarak antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

“Mudah-mudahan ada dukungan dari daerah dan pusat. Dengan terbukanya jalur dari Kutai Timur melalui Sebulu, jembatan ini akan menjadi titik penghubung yang sangat strategis bagi mobilitas dan pembangunan kawasan,” ucapnya.

Terkait target waktu penyelesaian, Bupati Kukar menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus berupaya agar proses konstruksi dapat dipercepat. Namun, ia tetap menyesuaikan dengan kemampuan anggaran dan tahapan teknis yang harus dilalui.

“Kalau kita maunya secepatnya. Tetapi melihat kondisi anggaran, mudah-mudahan dalam dua tahun ke depan jembatan ini bisa kita selesaikan,” tutupnya. (adv/prokom/kukar)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Disdikbud Kukar Terus Berupaya Maksimalkan Kualitas Setiap Sekolah

Infrastruktur

End The Summer with Serenity at Calabash Cove Resort And Spa

Hukum - Kriminal

Jadi Saksi Kasus Dugaan Penyimpangan Honor Non-ASN di Disdikbud Kukar, Bankaltimtara Hormati Proses Penyidikan

Advertorial

Wabup Kutim Resmi Menutup Kejuaraan Renang Sprint Race Swimming Open 2023

Bisnis

Sinergi TNI dan PT MHU: Lahan Pascatambang Tumbuhkan Harapan untuk Kemandirian Ekonomi

Advertorial

Dinas PU Kukar Siapkan Strategi Khusus Optimalkan KegiatanTahun 2023

Olahraga dan Kesehatan

Dispora Kukar Siasati Keterbatasan Anggaran Jelang Agenda Olahraga 2026

Advertorial

Pemkab Kukar Hibahkan Bangunan dan Dana Renovasi kepada Bawaslu Kukar