Home / Advertorial / Pemerintah / Pendidikan-Kesehatan

Jumat, 17 Mei 2024 - 20:58 WIB

Disdikbud Kukar Berupaya Penuhi Ketersediaan Tenaga Kepala Sekolah Melalui Seleksi Guru Penggerak

Joko Sampurno -Kepala Bidang Kurikulum, Pengembangan Bahasa dan Sastra, Perijinan Pendidikan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Disdikbud Kukar

Joko Sampurno -Kepala Bidang Kurikulum, Pengembangan Bahasa dan Sastra, Perijinan Pendidikan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Disdikbud Kukar

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) terus berupaya memenuhi jumlah ketersediaan tenaga kepala sekolah. Kepala Bidang Kurikulum, Pengembangan Bahasa dan Sastra, Perijinan Pendidikan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Disdikbud Kukar, Joko Sampurno mengatakan salah satu upaya yang dilakukan melalui kegiatan seleksi guru penggerak.

“Sementara ini jumlah kepala sekolah di tingkat Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) ketersediaannya masih sangat kurang,” kata Joko Sampurno.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD Kaltim Sebut Pembangunan IKN Tidak Akan Menimbulkan Kerusakan Hutan

Ia menjelaskan bahwa Disdikbud Kukar terus menyiapkan dan mendorong para guru agar mengikuti seleksi Guru Penggerak. Karena Guru Penggerak ini merupakan salah satu syarat untuk bisa menjadi kepala sekolah.

Lebih lanjut, jumlah kepala sekolah di Kabupaten Kukar memang diketahui masih sangat terbatas. Dimana untuk tingkat SD yang jumlahnya sekitar 400 sekolah, kemudian tingkat SMP berjumlah 109 dan TK sebanyak 29 sekolah, diantaranya mengalami kekosongan dan masih membutuhkan kepala sekolah.

“Oleh karenanya, untuk menyiasati dan mengatasi keterbatasan tersebut, ada kepala sekolah yang sampai menangani dua sekolah,” ujarnya.

Baca Juga :  24 Ribu Nelayan di Kukar Mendapat Keuntungan Karena Memiliki Kartu KUSUKA

Selain karena masih kurangnya tenaga kepala sekolah karena terbatasnya kesiapan para guru untuk menjadi kepala sekolah. Jumlah kepala sekolah yang memasuki masa pensiun juga menjadi salah satu permasalahan dan tantangan bagi Disdikbud Kukar.

“Ini menjadi tantangan tersendiri, bagaimana kita berupaya untuk mencukupi kebutuhannya. Oleh karenanya, kita terus berupaya memembuhi kebutuhan tersebut. Ini yang sedang dan terus kita lakukan,” pungkasnya. (adv/disdikbud/kukar)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Finalisasi APBD 2023 Siap Dilaksanakan DPRD Kutim

Pemerintah

6 Negara dan 11 Provinsi di Indonesia akan Ramaikan TIFAF 2022

Bisnis

Sekda Sri Wahyuni Menyampaikan kepada Malaysia Capaian Kaltim Mendapatkan Dana Karbon

Advertorial

Bupati Kutim Paparkan Sumber dan Prioritas Alokasi APBD 2024

Advertorial

Diskominfo Kukar dan Kelurahan Dondang Berkolaborasi Menggelar Bimtek Aplikasi Srikandi

Advertorial

Responsif Terhadap Isu Strategis, Pemkab Kukar Menggelar Musrenbang Tematik

Advertorial

Anggota DPRD Kaltim Hadiri Upacara Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-60

Pemerintah

Dekan FKIP Unikarta Nilai Wacana Bahasa Perancis Diajarkan di Sekolah Perlu Kajian Akademik