Home / Pemerintah / Pendidikan-Kesehatan / Serba Serbi

Kamis, 17 September 2026 - 18:41 WIB

Beluluh Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Prosesi Pensucian dan Memohon Perlindungan Jelang Erau Adat Kutai 2026

Beluluh Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Aji Muhammad Arifin jelang Erau Adat Kutai 2026 (Latif/Eksposisi)

Beluluh Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Aji Muhammad Arifin jelang Erau Adat Kutai 2026 (Latif/Eksposisi)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura melaksankan prosesi Beluluh Sultan menjelang Erau Adat Kutai Tahun 2026 di Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, pada Kamis (17/9/2026).

Kerabat Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Pangeran Mangku Patih menjelaskan bahwa Beluluh merupakan salah satu warisan budaya yang telah berlangsung selama berabad-abad.

Ia menerangkan, Beluluh memiliki makna utama sebagai prosesi penyucian diri. Dalam rangkaian Erau, prosesi tersebut menjadi bagian yang wajib dilaksanakan oleh Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Aji Muhammad Arifin sebagai bentuk doa dan persiapan sebelum menjalani seluruh rangkaian adat.

“Maknanya itu pada intinya mensucikan diri. Ini adalah warisan budaya dari Kesultanan Kutai yang kami harapkan dapat terus berlangsung sampai kapan pun dan warisan ini terus akan kita jaga,” katanya.

Menurutnya, Beluluh juga menjadi bagian dari rangkaian untuk mendoakan Sultan agar diberikan kekuatan lahir dan batin dalam menjalani seluruh prosesi Erau yang berlangsung sekitar sembilan hari, mulai dari rangkaian pra-Erau hingga pasca-Erau.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kukar Ingatkan Pentingnya Kepala OPD Definitif untuk Perkuat Pengawasan dan Efektivitas Kinerja

Selain Beluluh, terdapat prosesi pelepasan jalinan janur yang memiliki makna filosofis tersendiri. Janur dimaknai sebagai bagian dari harta kekayaan di tanah Kutai, sedangkan pelepasan dan penahanan janur oleh Sultan memiliki makna membuang bala.

Prosesi tersebut disebut memiliki kemiripan makna dengan tempong tawar, meski penggunaannya berbeda.

Pangeran Mangku Patih menegaskan bahwa Beluluh pertama merupakan salah satu rangkaian pra-Erau dan wajib dilaksanakan.

Prosesi Beluluh juga kembali dilakukan setiap hari selama pelaksanaan Erau Adat Kutai, sebelum dilanjutkan dengan prosesi Bepelas pada malam harinya.

“Beluluh itu salah satu rangkaian pra-Erau dan ini juga wajib dilaksanakan Sultan dalam rangka mendoakan. Ketika Erau, semua rangkaiannya wajib dilaksanakan,” jelasnya.

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri yang menghadiri prosesi tersebut menegaskan pentingnya menjaga keberlangsungan Erau Adat Kutai sebagai bagian dari identitas masyarakat Kukar. H

Aulia menyampaikan penghormatan kepada Yang Mulia Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, seluruh kerabat Kesultanan, para pemangku adat, pelaku seni budaya, serta masyarakat yang secara turun-temurun menjaga keberlangsungan adat dan budaya Erau.

Baca Juga :  Telat Dibayar, Insentif Guru Honorer Kukar Segera Cair

Menurut Aulia, kehadiran dalam prosesi Beluluh tidak hanya untuk menyaksikan sebuah rangkaian adat, tetapi juga menjadi momentum untuk memahami kembali hubungan antara sejarah, adat, kepemimpinan, dan kehidupan masyarakat Kutai Kartanegara.

Ia menyebut Erau memiliki kedudukan istimewa dalam ingatan kolektif masyarakat Kutai. Bahkan, keberadaan Erau dinilai telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari identitas masyarakat Kukar.

“Kalau Erau tidak dilaksanakan dalam satu tahun, pasti bagi orang Kutai ada sesuatu yang hilang dalam dirinya. Karena Erau ini sudah menjadi bagian dari identitas warga masyarakat yang ada di Kabupaten Kutai Kartanegara,” ujarnya.

Aulia juga menyampaikan apresiasi kepada Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura yang terus berkomitmen menjaga dan melaksanakan Erau.

Menurutnya, keberlangsungan tradisi tersebut menjadi bagian penting dalam mempertahankan warisan adat dan budaya Kutai. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Pemkab Kukar dan BPOM Sidak ke Pasar Ramadan di Tenggarong

Pemerintah

Tak Raih Penghargaan Nasional, Bupati Kukar Ajak Jajaran Berbenah Memperbaiki Kinerja

Advertorial

Anggota DPRD Kaltim Meminta Pemprov Mempercepat Pengerjaan Proyek Infrastruktur Strategis

Advertorial

DPRD Kukar Pastikan Pembahasan Plasma 20 Persen Masyarakat Long Beleh Segera Dirumuskan

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Dukung Program Wi-Fi Gratis untuk Sekolah dan Desa

Advertorial

Dishub Kutim Terus Merealisasikan Pemasangan PJU di Sejumlah Titik

Advertorial

Bupati Kukar Menerima Kunjungan Rombongan KTNA Nasional

Advertorial

Dishub Kukar Melakukan Pemasangan 2.450 Unit LPJU di 16 Kecamatan, Progresnya Mencapai 85 Persen