Home / Hukum - Kriminal

Sabtu, 18 April 2026 - 17:01 WIB

Jabat Kepala Lapas Kelas IIA Tenggarong, I Wayan Nurasta Wibawa Komitmen Ciptakan Lingkungan Bersih Narkoba

Serah terima jabatan Kepala Lapas Kelas IIA Tenggarong (Latif/Eksposisi)

Serah terima jabatan Kepala Lapas Kelas IIA Tenggarong (Latif/Eksposisi)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Pegantian kepemimpinan terjadi di Lembaga Pemasyarakatan. (Lapas) Kelas IIA Tenggarong. I Wayan Nurasta Wibawa menggantikan Suparman sebaga Kepala Lapas Kelas IIA Tenggarong. Acara pisah sambut dilaksanakan di Pendopo Odah Etam, pada Jumat (17/04/2026).

I Wayan Nurasta Wibawa, menyampaikan bahwa dirinya siap melanjutkan program yang telah dirintis sebelumnya.


“Hari ini kita melakukan kegiatan serah terima sekaligus pisah sambut Kalapas Tenggarong. Kebetulan saya yang diamanahkan untuk menjadi kalapas yang baru,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sebelum menjabat di Tenggarong, dirinya bertugas sebagai Kalapas Banyuwangi selama kurang lebih satu tahun. Selain itu, ia juga pernah bertugas di Kalimantan Timur (Kaltim), tepatnya di Nunukan. Ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan dan meningkatkan program yang telah berjalan.

Baca Juga :  Forkopimda Kaltim Tinjau Kesiapan TPS Jelang PSU Pilkada Kukar

Ia juga menaruh perhatian pada pengawasan serta keterlibatan media dalam memantau kinerja lapas. Ia menargetkan Lapas Kelas IIA Tenggarong menjadi lembaga yang bersih dari penyalahgunaan narkoba serta mampu menciptakan warga binaan yang mandiri.


“Mudah-mudahan ke depan Lapas Tenggarong ini benar-benar menjadi lapas yang bersih dari narkoba dan peredaran barang terlarang, serta menjadi lapas yang mandiri,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Timur, Endang Lintang Hardiman, menyampaikan bahwa pergantian jabatan ini merupakan bagian dari penugasan resmi sesuai keputusan yang berlaku.

Ia menilai, pengalaman Wayan yang pernah bertugas di Nunukan menjadi modal penting dalam memimpin Lapas Kelas IIA Tenggarong.


“Kalau mau lihat karyanya Pak Wayan, lihat di Nunukan. Di sana sudah menjadi tempat edukasi dan asimilasi yang bisa dimanfaatkan masyarakat,” katanya.

Baca Juga :  Kukar Raih WTP dari BPK, Ketua DPRD Tegaskan Pengawasan APBD Tetap Diperketat

Endang juga menyinggung program pembinaan berbasis kemandirian yang tengah dikembangkan di Tenggarong, salah satunya melalui sektor peternakan.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya mendukung kebutuhan pangan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan bagi warga binaan.


“Mereka nantinya akan bekerja di sana, mendapat premi, dan hasilnya bisa membantu menghidupi keluarga mereka,” ungkapnya.

Ia pun menegaskan dukungan penuh terhadap kepemimpinan Kalapas yang baru tanpa memberikan pesan khusus.

Di sisi lain, Endang juga mengajak media dan masyarakat untuk turut mengawal jalannya pemasyarakatan secara objektif.


“Tolong wartawan juga memonitor kami, tapi objektif. Kalau memang ada kekurangan, sampaikan, karena kita ingin perbaikan,” pungkasnya. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Hukum - Kriminal

Minim Jumlah Prajurit, Kodim 0912 Kubar Tetap Maksimal Melayani Masyarakat Dua Kabupaten

Hukum - Kriminal

Polres Kukar Bagikan Beras untuk Masyarakat yang Terdampak Covid-19

Hukum - Kriminal

Mahasiswa Suarakan Kritik untuk Polri, Polres Kukar Tegaskan Proses Hukum Berjalan

Hukum - Kriminal

Hasil Olah TKP, Empat Anak Binaan LPKA Kelas IIA Tenggarong Kabur Melalui Pagar Setinggi 6 Meter

Hukum - Kriminal

Polres Kukar Naikkan Kasus Dugaan Penyimpangan Insentif Non-ASN Disdikbud ke Tahap Penyidikan

Hukum - Kriminal

Jumlah Korban Dugaan Pelecehan oleh Guru Ngaji di Kembang Janggut Bertambah Jadi 12 Orang

Hukum - Kriminal

Kejari Kukar Musnahkan 250 Ton Batu Bara Hasil Tambang Ilegal

Hukum - Kriminal

Kejati Kaltim Sita Rp57 Miliar Lagi dari Kasus Tambang di Kukar