Home / Advertorial / Pemerintah

Kamis, 14 November 2024 - 14:23 WIB

Pemkab Kukar Terus Melakukan Pembangunan Irigasi Sebagai Upaya Peningkatan Hasil Pertanian

Pembangunan irigasi pertanian di Kukar

Pembangunan irigasi pertanian di Kukar

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Dalam rangka meningkatkan hasil produksi di sektor pertanian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) terus melakukan percepatan pembangunan irigasi. Sasaran pembanunan jaringan irigasi tersebut diprioritaskan untuk lima kawasan strategis yang sudah ditetapkan.

Proyek pembangunan jaringan irigasi ini salah satu program yang masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2022-2026, dalam rangka memperkuat sektor pertanian di daerah. Pun menopang pangan untuk Kalimantan Timur (Kaltim) dan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Dalam lima tahun mendatang, jaringan irigasi untuk pengairan persawahan ditargetkan mencapai 69 kilometer. Bahkan, sejak tahun 2022 lalu, program ini telah direalisasikan sepannjang 17 kilometer dan tahun ini akan ditambah sepanjang 11 kilometer.

Baca Juga :  Bupati Siap Tindaklanjuti Hasil Pelaksanaan Kegiata Koordinasi Supervisi Program Pemberantasan Korupsi di Kutim

“Tujuannya untuk mengatasi kesulitan pengairan yamg dialami perani saat musim tanam, sekaligus memastikan pasokan air yang stabil bagi tanaman padi,” Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar, Muhammad Rifani.

Pembangunan jaringan irigasi di lima kawasan ini mencakup enam kecamatan di Kukar, yaitu Tenggarong, Tenggarong Seberang, Sebulu, Muara Kaman, Loa Kulu dan Marang Kayu. Khusus di Kecamatan Muara Kaman dan Sebulu akan mengakomodir enam desa, dengan luas lahan pertanian kurang lebih 1.520 hektare.

Kecamatan Tenggarong dan Loa Kulu, jaringan irigasi ini akan melayani wilayah Kelurahan Bukit Biru, Jahab dan Desa Jembayan, dengan lahan pertanian seluas 1.216 hektare. Untuk Marangkayu meliputi Desa Santan Ulu, Semangko dan Desa Sebuntal. Luas lahan pertanian yang dimiliki sekitar 1.082 hektare.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kukar Hadiri Peresmian Kampung Bebas Narkoba

Sedangakan untuk di Tenggarong Seberang, terbagi dua kawasan pertanian yang akan didukung oleh jaringan irigasi. Kawasan pertama meliputi delapan desa, dengan luas lahan sekitar 1.650 hektare. Kawasan kedua memiliki lahan sekitar 2.160, terdiri dari lima desa.

Dengan adanya pembangunan jaringan irigasi ini, diyakini dapat mendukung peningkatan hasil produksi pertanian daerah. Apalagi, hal ini merupakan program strategis.

“Sektor pertanian di Kukar dapat terus berkembang dan siap menjadi penopang kebutuhan pangan di Kaltim dan IKN,” pungkasnya. (adv/diskominfo/kukar)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Wakil Ketua DPRD Kaltim Menyoroti Lonjakan Kebutuhan Anggaran untuk Program Gratispol

Advertorial

Masjid Jami’ Al-Ikhlas di Desa Kerta Buana Diresmikan, Ini Pesan Bupati Kukar

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Komitmen Utamakan Serap Aspirasi di Sektor Pendidikan

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Sebut Perempuan Memiliki Pandangan Unik Terkait Isu Sosial

Pemerintah

MPP Kukar Rayakan HUT ke-3, Bupati Beri Apresiasi Karena Menjadi yang Terbaik di Kaltim

Advertorial

Bupati Kukar Menggelar Open House di Pendopo Olah Etam pada Moment Idul Fri 1445H

Advertorial

Jalan Penghubung Desa Beloro – Tanjung Harapan Akan Mulus Pada Akhir Tahun 2023

Pemerintah

Soal Permintaan PPPK Optimalisasi Bekerja Dekat Domisili, Bupati Kukar Sebut Tujuan Awal Pengangkatan Memenuhi Kebutuhan Pelayanan