KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Polres Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Keselamatan Mahakam tahun 2026, yang berlangsung di Lapangan Apel Polres Kutai Kartanegara, pada Jumat (30/1/2026).
Apel tersebut dipimpin oleh Wakapolres Kukar, Kompol Izdiharuddin Faris Raharja Putra, serta diikuti oleh unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, dan instansi terkait lainnya.
Dalam amanatnya, Kompol Izdiharuddin Faris Raharja Putra menyampaikan bahwa apel gelar pasukan dilaksanakan untuk memastikan kesiapan personel maupun sarana pendukung sebelum pelaksanaan Operasi Keselamatan Mahakam 2026.
Ia menjelaskan, Operasi Keselamatan Mahakam 2026 akan dilaksanakan selama 14 hari, terhitung mulai 2 Februari hingga 15 Februari 2026, dengan mengangkat tema Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman, dan Selamat Menjelang Pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.
Tujuannya untuk meningkatkan disiplin berlalu lintas, menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan, serta mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polres Kukar.
Berdasarkan data dua tahun terakhir, tercatat pelanggaran lalu lintas berupa tilang pada tahun 2024 sebanyak 5 kasus, sementara pada tahun 2025 meningkat menjadi 137 kasus atau naik sekitar 274 persen. Sementara pelanggaran berupa teguran tercatat 1.072 kasus pada 2024 dan meningkat menjadi 1.375 kasus pada 2025.
Untuk data kecelakaan lalu lintas, pada tahun 2024 tercatat 1 kejadian, sedangkan pada tahun 2025 tidak terdapat kejadian kecelakaan. Korban luka berat juga mengalami penurunan dari 1 orang pada tahun 2024 menjadi 0 pada tahun 2025.
“Oleh karena itu, diperlukan sinergi dan koordinasi seluruh stakeholder agar permasalahan lalu lintas dapat ditangani secara komprehensif dan tuntas,” tegasnya.
Adapun sasaran prioritas Operasi Keselamatan Mahakam 2026 meliputi pengendara yang menggunakan ponsel saat berkendara, pengendara di bawah umur, berboncengan lebih dari satu orang, tidak menggunakan helm atau sabuk pengaman, berkendara di bawah pengaruh alkohol, melawan arus, melebihi batas kecepatan, menggunakan knalpot tidak sesuai standar, hingga aksi balapan liar.
Sementara itu, Asisten I Sekretariat Daerah Kutai Kartanegara, Akhmad Taufik, menyatakan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara terhadap pelaksanaan Operasi Keselamatan Mahakam 2026.
“Kami dari pemerintah daerah sangat mendukung kegiatan yang dilaksanakan oleh Polres Kukar. Kegiatan ini juga melibatkan OPD terkait seperti Dishub, BPBD, Damkar, Satpol PP, dan instansi lainnya,” ungkapnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas, seperti menggunakan helm bagi pengendara roda dua, menggunakan sabuk pengaman bagi pengendara mobil, tidak menggunakan ponsel saat berkendara, serta mematuhi seluruh rambu lalu lintas.
“Hal ini demi kelancaran, kenyamanan, dan untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas,” pungkasnya. (ltf/fdl)








