Home / Advertorial

Selasa, 29 Oktober 2024 - 12:47 WIB

Pemkab Kutim Menggelar Rapat Pengendalian Operasional Kegiatan Triwulan IV 2024

Rapat Pengendalian Operasional Kegiatan Triwulan IV 2024

Rapat Pengendalian Operasional Kegiatan Triwulan IV 2024

KUTAI TIMUR, eksposisi.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) terus memperkuat kendali terhadap pelaksanaan program daerah melalui Rapat Pengendalian Operasional Kegiatan (Radalok) Triwulan IV 2024, di Hotel Harris, Samarinda, pada Senin (28/10/2024).

Acara ini dipimpin oleh Sekretaris Kabupaten (Seskab) Kutim Rizali Hadi mewakili Pjs Bupati H M Agus Hari Kesuma yang sehari sebelumnya telah memberi arahan serta strategi terkait realisasi program dan anggara . Kegiatan ini melibatkan sejumlah pejabat teras, di antaranya Asisten Pemkesra Seskab Kutim Poniso Suryo Renggono, Asisten Ekonomi Pembangunan Seskab Kutim Zubair, Asisten Administrasi Umum Seskab Kutim Sudirman Latief, serta Kepala Perangkat Daerah (PD) dan Kepala Bagian Setkab Kutim.

Rizali Hadi sebelum membuka rapat menjelaskan pentingnya Radalok sebagai bagian dari mekanisme evaluasi menyeluruh. Terutama dalam memastikan bahwa realisasi anggaran berjalan sesuai target hingga penghujung tahun.

Baca Juga :  Bupati Kukar Harap Keberadaan DSI Bisa Memperjelas Tata Kelola Sektor Pertambangan

“Radalok ini kita laksanakan secara rutin untuk mengevaluasi apa yang sudah kita laksanakan,” ungkap Rizali.

Dengan peningkatan anggaran yang signifikan tahun ini, Rizali menggarisbawahi bahwa alokasi dana publik diharapkan dapat dikelola dengan lebih cermat dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Baginya, efisiensi anggaran tak hanya soal angka, namun juga soal dampak nyata yang dapat dirasakan masyarakat.

“Dengan adanya kenaikan anggaran, harapan kita adalah agar anggaran ini benar-benar dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Di hadapan para pejabat, Rizali menekankan bahwa kunci keberhasilan program-program ini tidak lepas dari keterbukaan dalam menghadapi kendala di lapangan. Melalui pendekatan komunikasi aktif dan kolaborasi, setiap perangkat daerah diharapkan dapat saling mendukung untuk mencapai solusi yang efektif dan tepat sasaran.

“Kalau ada kendala, ngomong supaya kita bisa cari solusinya bersama-sama,” ujarnya dengan penuh penekanan.

Baca Juga :  Bupati Kukar Buka Secara Resmi Program Karya Bakti TNI, untuk Fokus Bangun Infrastruktur Tani

Rizali juga mendorong inovasi dari tiap perangkat daerah agar lebih responsif terhadap dinamika di lapangan. Menurutnya, inovasi merupakan faktor kunci dalam mendorong penyerapan anggaran dan pencapaian target pembangunan di tengah berbagai tantangan.

“Kita ingin ada aksi nyata serta perlu adanya inovasi-inovasi untuk menyelesaikan setiap program yang sudah direncanakan,” tegasnya.

Evaluasi pada rapat ini juga menyoroti pentingnya kepatuhan terhadap target pencapaian hingga akhir tahun. Rizali mengingatkan, semua kegiatan yang telah direncanakan harus selesai sebelum tenggat waktu 31 Desember 2024.

Langkah ini dianggap krusial untuk memastikan bahwa anggaran yang telah dialokasikan dapat terserap secara optimal dan seluruh target pembangunan tercapai tanpa hambatan.

“Pada tanggal 31 Desember 2024 nanti, semua kegiatan kita selesai dan anggaran bisa terserap secara optimal,” tutupnya. (adv/pemkab/kutim)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Pemdes Muara Ritan Berupaya Wujudkan Desa Ramah Lingkungan dengan Sosialisasi Pengelolaan Sampah

Advertorial

Kerjasama Ramadhani Cup dan SSA Diharapkan Meningkatkan Kualitas Sepakbola di Kutim

Advertorial

Bupati Edi Damansyah Apresiasi Kinerja Baznas Kukar

Advertorial

DPRD Kutai Timur Telah Mengusulkan Raperda Santri, Agar Ponpes Setara dengan Pendidikan Nasional

Advertorial

Festival Tunas Bahasa Ibu 2025 Sukses Digelar, Dorong Generasi Muda Melestarikan Bahasa Daerah

Advertorial

Program Gerakan Etam Mengaji dan Dana Rp50 Juta per-RT Berjalan Efektif di Desa Rapak Lambur

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Menanggapi Jaminan Sosial Kesehatan Bagi Masyarakat

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Soroti Kurangnya Niat Kerja Sejumlah Pegawai di Lingkungan OPD