Home / Hukum - Kriminal

Minggu, 4 September 2022 - 20:51 WIB

Lapas Kelas IIA Tenggarong Musnahkan Barang Terlarang Hasil Razia Juli-Agustus

Barang terlarang hasil sitaan petugas

Barang terlarang hasil sitaan petugas

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Tenggarong melakukan sidak di kamar hunian warga binaan untuk merazia barang terlarang. Selain razia petugas melakukan pengambilan sample urine warga binaan.

Hasil dari razia dalam kurun waktu Juli dan Agustus 2022, petugas Lapas berhasil mengamankan 42 unit telepon genggam berbagai merk. Barang bukti hasil razia tersebut dimusnahkan pada Sabtu (3/9/2020), di halaman depan gedung Lapas Kelas II A Tenggarong.

“Pemusnahan kali ini sebanyak 42 HP beserta charger dan beberapa benda terlarang lainnya,” kata Kepala Lapas Kelas IIA Tenggarong, Agus Dwirijanto.

Baca Juga :  Pimpinan Pondok Pesantren di Kukar Diduga Melakukan Kekerasan Seksual Terhadap Santri, Belasan Korban Mendapat Pendampingan

Menurut Agus faktor penyebab masih ditemukannya benda terlarang tersebut karena mesin pendeteksi X-ray mengalami kerusakan dan tidak difungsikan selama dua tahun terakhir, shingga petugas kesulitan mendeteksi barang terlarang secara manual.

“Terkait kerusakan ini kami sudah laporkan, dan semoga dalam tahun ini bisa berfungsi kembali,” jelasnya.

Pihak Lapas Kelas IIA Tenggarong berkomitmen, jika terdapat pelanggaran yang melibatkan warga binaan dan petugas maka akan ada mekanisme penjatuhan hukuman disiplin sesuai dengan aturan yang berlaku.

Baca Juga :  Pedagang Pakaian Muslim di Kawasan Masjid Agung Sultan Sulaiman Tenggarong Sepi Pengunjung

“Sampai dengan bulan September 2022 belum terdapat pelanggaran etika yang dilakukan oleh petugas,” imbuhnya.

Sedangkan bagi warga binaan yang melakukan pelanggaran tata tertib di dalam lapas, maka akan dicatat di dalam buku register F dan Sistem Database Pemasyarakatan (SDP).

“Bagi wbp yang tercatat di dalam register F, maka hak-haknya akan dicabut dalam waktu tertentu dan pencatatan di dalam SDP sebagai bagian akuntabilitas kinerja,” tutupnya.

Share :

Baca Juga

Hukum - Kriminal

Mediasi Kasus Bayi Meninggal di Desa Batuah Diduga Kelalaian Pelayanan Puskesmas, Pihak Keluarga Pertimbangkan Lanjutkan Proses Hukum

Hukum - Kriminal

DPRD Kukar Siapkan Rekomendasi Penutupan Pondok Pesantren di Tenggarong Seberang Karena Kasus Dugaan Kekerasan Seksual

Hukum - Kriminal

Jabat Kepala Lapas Kelas IIA Tenggarong, I Wayan Nurasta Wibawa Komitmen Ciptakan Lingkungan Bersih Narkoba

Hukum - Kriminal

726 Warga Binaan di Kukar Terima Remisi HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Hukum - Kriminal

Operasi Zebra Mahakam 2025 di Kukar, Berhasil Tekan Pelanggaran dan Kecelakaan

Hukum - Kriminal

Polres Kukar Naikkan Kasus Dugaan Penyimpangan Insentif Non-ASN Disdikbud ke Tahap Penyidikan

Hukum - Kriminal

Hadi Tjahjanto Dilantik Jadi Menko Poluhukam, Bakal Prioritaskan Penanganan Kasus BLBi

Hukum - Kriminal

Hasil Olah TKP, Empat Anak Binaan LPKA Kelas IIA Tenggarong Kabur Melalui Pagar Setinggi 6 Meter