KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M, Polres Kutai Kartanegara (Kukar) mulai memperkuat langkah pencegahan terhadap potensi tindak kriminal, khususnya pencurian rumah kosong yang ditinggal pemiliknya untuk mudik lebaran.
Kapolres Kukar, AKBP Khairul Basyar, menegaskan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan selama periode mudik. Salah satu langkah yang ditekankan adalah pelaporan rumah kosong kepada aparat kepolisian setempat.
Menurutnya, rumah yang ditinggalkan dalam waktu lama tanpa pengawasan berpotensi menjadi sasaran tindak kejahatan. Oleh karena itu, pihaknya telah menginstruksikan seluruh jajaran hingga tingkat bawah untuk meningkatkan kewaspadaan.
“Untuk terkait dengan rumah kosong, ini juga menjadi imbauan kami kepada para Kapolsek dan juga Bhabinkamtibmas ke depannya,” ujarnya, pada Senin (17/03/2026).
Ia menjelaskan, pendataan rumah kosong menjadi bagian penting dalam strategi pengamanan selama masa mudik. Informasi tersebut akan digunakan sebagai dasar dalam menentukan titik patroli prioritas oleh petugas di lapangan.
Selain itu, Bhabinkamtibmas diminta aktif menjalin komunikasi dengan warga binaannya. Dengan begitu, setiap rencana mudik atau keberangkatan warga dapat terpantau lebih awal dan diantisipasi secara optimal.
“Kami tetap mengimbau kepada masyarakat yang melakukan mudik atau liburan dan rumahnya kosong agar bisa menyampaikan informasi itu kepada Bhabinkamtibmas ataupun Polsek terdekat,” katanya.
Langkah ini juga dinilai sebagai upaya membangun sinergi antara masyarakat dan aparat keamanan. Dengan adanya laporan dari warga, kepolisian dapat lebih mudah memetakan wilayah rawan dan meningkatkan intensitas patroli.
Di sisi lain, masyarakat juga diimbau untuk memastikan keamanan rumah sebelum ditinggalkan, seperti mengunci pintu dan jendela dengan baik serta menitipkan pengawasan kepada tetangga terdekat.
Polres Kukar menilai, pencegahan berbasis partisipasi masyarakat menjadi kunci utama dalam menekan angka kriminalitas selama musim mudik, yang biasanya diikuti dengan meningkatnya mobilitas warga.
Dengan kesiapan personel serta dukungan informasi dari masyarakat, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban tetap terjaga selama perayaan Lebaran berlangsung.
“Dengan adanya informasi dari masyarakat, kami bisa mengetahui rumah yang kosong dan menjadikannya perhatian dalam kegiatan patroli,” pungkasnya. (ltf/fdl)










