Home / Advertorial / Infrastruktur / Pemerintah

Minggu, 3 Desember 2023 - 16:26 WIB

Atasi Permasalahan Pertanian Desa Loh Sumber, Dinas PU Kukar Bangun Jaringan Irigasi

Ilustrasi jaringan irigasi

Ilustrasi jaringan irigasi

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Pemerintah Desa Loh Sumber, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara (Kukar) bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar tengah gencar membangun infrastruktur pertanian milik desa.

Salah satu upaya kedua pihak adalah membangun jaringan irigasi untuk pertanian padi sawah. Pembangunan ini diharapkan dapat menjadi salah satu cara untuk mendukung keberhasilan program lumbung pangan Kabupaten Kukar.

Diketahui bahwa pembangunan irigasi di Desa Loh Sumber telah dimulai pada awal 2023. Panjang jaringan irigasi ini mencapai enam kilometer dan melintasi empat rukun tetangga (RT) yang berbeda. Pekerjaan ini ditangani langsung oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar.

Kepala Desa Loh Sumber, Sukirno, menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur pertanian di desa tersebut memiliki beberapa tujuan. Pertama, untuk memastikan bahwa program pertanian berbasis kawasan yang digulirkan oleh pemerintah kabupaten berjalan sesuai rencana. Selain itu, infrastruktur ini juga akan memastikan pengairan pertanian padi sawah di desa berjalan dengan optimal.

Baca Juga :  Program Terang Kampungku, DPMD Kukar Dorong Peningkatan Kapasitas PLTS di 9 Desa

“Progres pembangunan irigasi ini terletak di empat titik berbeda. Saat ini kurang lebih 80 persen jaringan irigasi di desa sudah tersambung dengan baik,” ucap Sukirno pada Senin, 30 Oktober 2023.

Ia juga menyatakan bahwa pembangunan irigasi telah lama diharapkan oleh petani di desa tersebut. Selama bertahun-tahun, petani di Desa Loh Sumber masih menggunakan sistem pengairan tadah hujan, yang dianggap kuno terutama ketika musim kemarau tiba. Oleh karena itu, infrastruktur irigasi dibangun untuk mengalirkan air sungai melalui irigasi hingga mengairi persawahan warga.

“Sekarang kami sudah memastikan bahwa seluruh jaringan irigasi tersambung dengan aliran air yang normal,” ucapnya.

Baca Juga :  Asisten I Setkab Kukar Menghadiri Monitoring Evaluasi dan Pre Laporan Data Presisi

Sukirno juga menjelaskan bahwa untuk mendukung pembangunan irigasi ini, pihak desa mengajukan proposal kepada Bidang Sumber Daya Air, Dinas PU Kukar pada tahun lalu. Dan hasilnya, Dinas PU telah membangun jaringan irigasi sepanjang enam kilometer pada tahun ini.

Sebagai penerima manfaat dari pembangunan irigasi, ada sembilan kelompok petani padi sawah di Desa Loh Sumber. Rincian pembangunan irigasi ini melintasi empat RT yang berbeda, yaitu RT 5, 6, 8, dan 9.

“Dengan tersambungnya seluruh jaringan irigasi ini, kita akan mengatasi masalah pengairan yang ada. Yang paling penting, petani tidak akan lagi kesulitan dalam mengairi padi sawah mereka,” pungkasnya. (adv)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Dispora Kukar Menggelar Program Pembinaan Bagi Wirausaha Muda, Guna Memperkuat Kapasitas Bisnis

Advertorial

Fraksi Nasdem DPRD Kutim Tegaskan RAPBD 2025 Harus Disusun dengan Ketentuan Hukum

Advertorial

Permudah Proses Pendaftaran BPJS Kesehatan, Dinsos Kukar Terbitkan Juknis Baru

Advertorial

Disdikbud Kukar Gelar Bimtek Peningkatan Kompetensi Guru dan Penilik PAUD serta Studi Tiru

Bisnis

Upaya Pemkab Kukar Kejar Target PAD 2026 Hingga Rp1,2 Triliun

Olahraga dan Kesehatan

Lewat Kewirausahaan dan Olahraga, Dispora Kukar Siapkan Remaja Masjid Tangguh dan Mandiri

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Kecewa Dana Aspirasi Dialihkan Tanpa Sepengetahuan, Pendidikan di Dapil 5 Terlantar

Pemerintah

Pelantikan Rektor Unikarta Periode 2025-2029, Moment Perkuat Sinergi Mendukung Pembangunan Daerah